Marketplace

SAATNYA UMKM INDONESIA “ MENGUASAI PASAR MARKETPLACE HINGGA 80%, CARANYA DENGAN APLIKASI CRM OMNI CHANNEL.

MarketplaceMarketplace

Dekan School of Business & Economics Universitas Prasetiya Mulya Agus W. Soehadi mengatakan, peritel harus segera dapat melakukan antisipasi lebih dini, dengan cara tidak hanya terpaku pada satu model bisnis dan menggunakan strategi omnichannel.  Karena dengan sistem omni channel pelaku  bisnis bisa mempersingkat proses supply chain sehingga customer akan bisa merasakan pengalaman berbelanja yang berbeda-beda.

 

Apa yang di utarakan oleh Agus W. Soehadi seolah menjadi salah satu solusi menarik bagi para pebisnis UMKM. Karena dengan mulai mengaplikasikan sistem omni channel berarti UMKM sudah mulai keluar dari salah satu masalah yang berhubungan dengan hal promosi dan konsep pemasaran secara terintegrasi.

Hal itu sejalan dengan program  yang saat ini juga sedang di jalankan oleh  Kementrian Komunikasi dan Informatika. Dimana seperti  yang di utarakan oleh Septiana  Tangkari, Direktur Pemberdayaan Industri Informatika, Kominfo. Septiana mengharapkan di tahun 2020, komposisi UMKM di marketplace bisa mencapai 80%. Karena  saat ini komposisinya masih di dominasi produk luar, dengan komposisi 60% produk luar dan 40% produk lokal.  Hal itu mungkin saja di lakukan mengingat saat ini saja jumlah UMKM yang ada di Indonesia sudah mencapai 59 juta pelaku bisnis.

Omni Channel sendiri, jika kita deskripsikan adalah saluran bisnis  yang terdiri dari beberapa model aplikasi yang di integrasikan menjadi satu sistem aplikasi. Dimana secara detail biasanya konsep omni channel terdiri dari : lokasi fisik di mana produk berada ( outlet ), laman web FAQ, media sosial, obrolan we langsung, aplikasi seluler dan komunikasi by telephone.

Mungkin kita sebagai pelaku bisnis awam bertanya, apa mungkin pebisnis UMKM juga mesti menggunakan aplikasi tersebut. Jawabnya sudah pasti benar. Karena dengan semakin tingginya tingkat persaingan yang terjadi di kalangan pebisnis, sudah pasti terobosan – terobosan baru mesti di jalankan oleh pelaku bisnis dengan cermat.  Terlebih tren yang terjadi kedepan, pebisnis tidak hanya bisa mengandalkan  sistem e-commerce atau berjualan secara online saja. Tetapi  produk yang terlihat secara fisik ( semacam produk yang di pajang ) menjadi satu hal yang mesti ada dalam sebuah konsep bisnis sehingga cara terbaik yang bisa di jalankan adalah dengan memaksimalkan sistem omni channel.

 

BARANTUM OMNI CHANNEL, SALAH SATU SOLUSI TERBAIK BAGI PARA  UMKM DI INDONESIA.

Melihat begitu pentingnya fungsi dari omni channel khususnya bagi para pebisnis UMKM. Maka saat ini  Barantum sebagai salah satu perusahaan yang  fokus dalam bisnis  CRM  ( Customer Relationship Management ) kembali menghadirkan satu aplikasi baru bernama Barantum Omni channel. Sebuah aplikasi yang memang di dedikasikan untuk  para pebisnis yang ada di Indonesia.

Baca juga !  5 Fitur Manajemen Laporan, Konsep Implementasi CRM Barantum khusus Sales

Tidak jauh beda dengan deskripsi dari omni channel yang ada di pasaran. Kekhususan Barantum Omni channel jelas telah menggabungkan beberapa fungsi promosi dan sales yang terintegrasi dalam satu kesatuan. Dimana ada 8 fitur khusus yang terdapat dalamBarantum  Omni channel seperti : Call center, Email inquiry, Telegram, Line, Facebook. Instagram, Whatsapp, Twitter.

Ada beberapa keuntungan yang bisa di dapat pelaku bisnis dengan mengaplikasikan Barantum omni channel: (1) Kompleksitas sistemnya menjadikan pelaku bisnis akan bisa mendapatkan beragam keuntungan bisa sistem  tersebut memang di fokuskan untuk menunjang aktivitas pomosi dan penjualan produk (2) Kenapa lebih banyak menggunakan media sosial seperti Telegram, Line, Facebook,Instagram hingga Whatsapp dan Twitter, karena kita semua tahu hampir semua orang yang memiliki HP sudah pasti memiliki lebih dari 2 medi sosial diatas. Sehingga ketika Barantum Omni channel di terapkan sudah pasti efektif  karena akan langsung tertuju pada target market  yang ingin di capai oleh perusahaan.  (3) Sistem Barantum Omni channel akan bisa memotong rantai atau jalur distribusi dari produsen ke customer.Dengan kondisi seperti itu maka sudah pasti biaya distribusi produk yang selama ini bisa menjadi kendala bisa di minimalkan  bahkan di hilangkan dengan cara yang cerdas.

 

SAATNYA UMKM  NAIK KELAS DENGAN MEMAKSIMALKAN FUNGSI OMNI CHANNEL

Dengan adanya CRM  ( www.barantum.com ) yang terintegrasi dengan sistem Omni Channel, maka keinginan pemerintah terkait akan perlunya UMKM naik kelas bisa tercapai. Hal itu sejalan dengan apa yang di utarakan oleh Budihardjo, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia ( Hippindo).  Dalam statemennya di katakan bahwa pebisnis tidak bisa hanya mengandalkan sistem penjualan e-commerce semata tetapi juga toko fisik.  Maka sistem Barantum Omni channel adalah solusi terbaiknya bagi mereka.

Hal itu semakin mempertegas kondisi yang menjadi dasar pernyataan dari Budihardjo, bahwa pelaku bisnis yang hanya bertahan dalam satu model pemasaran saja seperti sistem online,mereka tidak akan bisa bertahan lama. Karena customer juga membutuhkan bukti fisik dari produk yang  ingin mereka beli. Sehingga keberadaan outlet atau tempat untuk mendisplay produk akan menjadi salah satu cara untuk meyakinkan customer terkait produk yang di pasarkannya.

Jadi bagi para pelaku bisnis UMKM, jika memang ingin meningkatkan kinerja usahanya serta memaksimalkan omzet dari customer yang menjadi aset perusahaannya. Maka tidak ada cara lain yang mesti dilakukan selain mencoba memanfaatkan Barantum Omni channel bagi bisnisnya. Karena hingga saat ini ada sekitar 30-an jenis industri dengan 2.000-an user aktif  telah menggunakan CRM  Barantum guna mendukung kesuksesan bisnis yang saat ini sedang mereka jalankan.

 

5/5 (1 Review)
Achmad S. F
the authorAchmad S. F

Tinggalkan Balasan