Bisnis

POTENSI PASAR DIGITAL ADVERTISING INDONESIA RP36,5 TRILIUN DI TAHUN 2019

Bicara soal periklanan, saat ini bukan semata kita bicara soal aktivitas promosi semata.Tapi lebih dari itu, saat ini iklan bisa di pergunakan untuk berbagai kepentingan.  Dimana perkembangan yang terjadi, saat ini iklan atau promosi bisa di gunakan untuk beberapa kepentingan seperti membangun citra perusahaan atau individu (image marketing), kepentingan politik (political marketing), serta kepentingan pemerintah yang terkait langsung  & tidak dengan masalah pengembangan relasi dengan masyarakat ( government relation marketing ).

Dimana dengan jumlah populasi Indonesia yang saat ini berada diangka 267 juta jiwa. Pada akhirnya menjadi satu potensi tersendiri bagi bisnis periklanan (advertising ), bahwa saat ini dan ke depan,  anggaran perusahaan untuk meningkatkan brand semakin meningkat.

Hal itu semakin di kuatkan dengan beberapa kondisi yang ada. Global Digital Ad Trends Report dari PubMatic memperkirakan belanja iklan digital Indonesia bisa mencapai $2,6 miliar ( sekitar Rp36,5 triliun). Angka ini meningkat 26% dibanding tahun 2018. Ini memberikan satu bukti bahwa ke depan perusahaan atau personal akan lebih suka melakukan aktivitas  branding dengan menggunakan media digital. Angka ini cukup besar dibanding beberapa negara EROPA ( Rusia, Irlandia, Swedia, Prancis, Belanda, dan Italia). Hal senada diperkuat dengan hasil analisa yang di lakukan oleh Azalea Aina, Program Director MMA Asia Pacific. Menurutnya saat ini uang belanja iklan tanpa digital Rp38 triliun, sedangkan jika di tambah dengan iklan digital angkanya menjadi Rp40 triliun. Sebuah angka yang cukup fantastic dengan melihat perkembangan yang  terjadi dalam pasar industri periklanan di Indonesia.

#TREN POLA BERIKLAN MERUBAH PETA STRATEGI IKLAN PERUSAHAAN DI INDONESIA

Adalah programmatic Ads, sebuah terobosan baru cara ber-iklan yang saat ini sedang menjadi tren termasuk di Indonesia.  Ini adalah cara iklan baru di Era Digital, dimana keunggulan dari metode iklan seperti ini adalah mampu memberikan efisiensi tinggi bagi para buyer dan publisher di seluruh dunia.

Menurut PubMatic sendiri, untuk pasar di Indonesia potensinya ke depan akan semakin besar.  Dimana berdasarkan catatan yang di buatnya di tahun 2019 ini di perkirakan total belanja untuk programmatic ads akan meningkat cukup tinggi sebesar 89% atau mencapai $500 juta ( setara dengan angka Rp7 triliun ).

Efektivitas sebuah iklan apapun media yang digunakannya, adalah ketika customer atau calon customer iklan tersebut mampu secara konsisten tetap fokus pada produk yang di iklannya.  Beruntung saat ini seperti yang di kemukakan oleh Handri Kosada, CEO Barantum.com menjelaskan ada satu sistem yang bernama CRM ( Customer Relationship Management). CRM lanjut Handri adalah sebuah alat, strategi atau proses yang bisa di gunakan oleh perusahaan untuk mengelola dan mengakses data pelanggan dengan lebih baik. Dimana dalam per-kembangan-nya fungsi CRM lebih jauh bisa berfungsi sebagai repository yang mengintegrasikan aktivitas dari mulai penjualan, pemasaran, dan daya dukung pelanggan untuk pada akhirnya mampu menyederhanakan proses, strategi dan pengelolaan tenaga penjualan dalam satu sistem.

Baca juga !  7 Info Bisnis Terbaru Modal Kecil Untung Besar 2018

Sehingga dengan adanya sistem CRM, efektivitas iklan atau promosi yang dilakukan oleh perusahaan bisa teranalisa dengan baik. Terlebih menurut Handri, sistem CRM yang di kembangkan oleh Barantum sudah terintegrasi dengan sistem Call Center, sehingga dengan aplikasi tersebut akan makin memudahkan perusahaan dalam menilai efektivitas dari sebuah aktivitas iklan.

Saat ini bisa di katakan aplikasi CRM sudah menjadi salah satu perangkat penting  yang mesti ada dalam sebuah perusahaan. Sama halnya dengan karakter lain dari perusahan non periklanan. Untuk perusahaan periklanan sendiri, fungsi yang bisa di jawab oleh sistem CRM adalah bahwa dengan aplikasi ini memungkinkan perusahaan berinteraksi langsung dengan pelanggannya untuk menjawab pertanyaan pelanggan terkait produk atau jasa yang telah dibelinya. Meskipun penggunaannya bersifat purnajual, aplikasi CRM juga memiliki pengaruh dalam bidang pemasaran.

Perubahan pola ber-iklan yang saat ini terjadi juga di dasarkan pada satu kondisi bahwa saat ini Indonesia sudah menjadi mobile first market. Artinya apa, Shanti Tolani, Country Manager MMA Indonesia menjelaskan ,” Saat ini pengguna internet yang ada di Indonesia lebih banyak yang terhubung melalui perangkat mobile dibanding desktop.

Dari analisa data yang dibuatnya, saat ini ada sekitar 97% pengguna internet di Indonesia yang menggunakan smartphone sebagai perangkat utama untuk mengakses internet. Sedangkan pengguna perangkat lainnya adalah : di tahun 2012 85% pengguna internet mengakses melalui perangkat desktop (PC), kini semakin turun dan hanya tinggal 70% (2018). Sedangkan untuk pengguna tablet lebih sedikit lagi hanya sekitar 19%. Sehingga wajar transpormasi iklan yang semula terpusat pada iklan di media televisi mulai bergeser ke media digital yang lebih dikenal dengan sebutan digital advertising.

#CRM MAMPU MENINGKATKAN  EFISIENSI & EFEKTVITAS KERJA TEAM SALES PADA PERUSAAN ADVERTISING ( PERIKLANAN )

Terjadinya perubahan strategi dalam pemasangan ikan di sebuah perusahaan. Pada akhirnya mesti diantisipasi oleh perusahaan periklanan yang ingin keberadaannya mampu secara nyata memberikan service yang terbaik bagi klien-klien nya. Kondisi itu harus segera diantisipasi mengingat terjadinya transformasi yang begitu cepat terutama dalam konteks pemanfaatan media digital dalam sebuah aplikasi iklan memang menuntut perusahaan periklanan tidak saja merubah strategi bisnis yang selama  ini di jalankan-nya. Tetapi juga harus melakukan terobosan  dalam menjalankan aktivitas bisnisnya demi tercapainya kinerja perusahaan yang lebih baik.

Apa yang di utarakan oleh Handri Kosada, CEO Barantum.com pada akhirnya bisa menjadi salah satu alternative solusi terbaik bagi dunia periklanan khususnya perusahaan periklanan agar mereka bisa survive dan mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya. Barantum.com sendiri adalah sebuah sistem yang  terintegrasi antara CRM ( www.barantum.com) dan Call Center. Dimana kedua sistem ini bisa di jadikan salah satu strategi jitu  perusahaan periklanan untuk bisa memberikan  service yang paripurna bagi para klien dan calon klien-nya.

Sebagai ilustrasi bagaimana fungsi CRM mampu menjadi senjata ampuh untuk perusahaan periklanan dapat di jelaskan dari analisa yang dilakukan oleh  Bambang Laskita, SEO spesialis dari Barantum.com. Analisa-nya adalah  CRM increased revenue by 41% ( per each individual sales representative ), Led to sales conversion rate improvements of over 300%, Have led to an increased customer retention rate of 27%,  Have slashed marketing costs by 23%, and Have increased profit margins by over 2%.

Baca juga !  7 Bisnis Online Tanpa Modal 2018 Terbaru Menguntungkan

Ada beberapa fitur dalam sistem CRM Barantum.com  yang mampu secara aktif mensupport pola kerja dari bisnis advertising yang ada di Indonesia. Pertama untuk mengefektifkan kerja team sales  & marketing contohnya.  Dalam sistem CRM ada fitur : Manajemen Pelanggan, Manajemen Aktivitas, serta Manajemen Kesepakatan.  Dengan fitur-fitur ini seperti yang di jelaskan dalam website : www.barantum.com  personal team sales akan lebih mudah dan terarah dalam melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan calon klien dan klien.

Misalnya untuk Fitur Manajemen Pelanggan  ( team sales bisa melakukan aktivitas : pengorganisasian dalam hal Manajemen Kontak, Manajemen Prospek dan Manajemen Organisasi). Sementara untuk fitur Manajemen Aktivitas ( team sales bisa melakukan beberapa aktivitas lain seperti : Aktivitas Panggilan, Aktivitas Pertemuan, Aktivitas Tugas dan Pembuatan Catatan pekerjaan). Dengan cara-cara  kerja seperti ini, maka permasalahan yang selama  ini menjadi satu hal yang di takutkan oleh para pelaku dalam industri periklanan bahwa saat ini ada keterbatasan jumlah pekerja, baik untuk perusahaan periklanan berskala kecil, menengah maupun independent creatice service  dapat diatasi.

 

Paul Michio McCarthy, Sales Director Asia Pasific pun menjelaskan bahwa saat ini dan ke depan mobile advertising pun akan menjadi salah satu media dalam digital advertising .  Sehingga di butuhkan karyawan yang mampu merealisasikan konsep klien yang diadaptasikan dalam sebuah peluang dalam bisnis advertising diginal. Menurut penelitian yang dirilis PwC, pendapatan iklan mobile di Indonesia diperkirakan meningkat empat kali lipat dari US $6 juta di tahun 2013 menjadi US $24 juta pada tahun 2018.

 

Menurut Sales Director Asia Pacific AppsFlyer Paul Michio McCarthy, peluang pertumbuhan yang luar biasa dalam mobile advertising, terutama untuk bisnis di Indonesia yang ingin tumbuh melalui seluler. Aplikasi seperti Tokopedia, BTPN, Go-Jek, dan Mataharimall sangat sukses karena dinamika seluler pertama di Indonesia terus menghubungkan orang-orang dengan konten, layanan bernilai tambah dan bisnis.

Dan untuk men-support kondisi bahwa Indonesia saat ini sudah menjadi mobile first market, maka aplikasi CRM dan Call Center Barantum juga telah terintegrasi dengan teknologi telephone seluler. Dimana fitur yang dimaksud adalah : Aplikasi Mobile CRM Barantum Tetap berkomunikasi dengan tim Anda, lacak kinerja tim Anda, dapatkan pembaruan status dan tetap lakukan penjualan ketika Anda sedang bepergian. Dengan Aplikasi mobile CRM akan memberikan semua yang Anda butuhkan untuk tetap melakukan penjualan di mana pun dan kapan pun. Aplikasi Mobile CRM Barantum tersedia untuk IOS dan Android.

 

5/5 (1 Review)
Achmad S. F
the authorAchmad S. F

Tinggalkan Balasan