Marketplace

PNM TARGET SALURKAN KREDIT KE UMKM RP 26 TRILIUN TAHUN 2020, DENGAN STRATEGI PENGGUNAAN CRM OMNI CHANNEL SEBAGAI SOLUSINYA

MarketplaceMarketplace

Pebisnis yang hanya mengandalkan promosi produknya dengan sistem online semata tidak akan bisa bertahan lama. Karena saat ini customer membutuhkan pengalaman berbelanja yang berbeda-beda. Hal itulah yang membuat terobosan sistem yang di  kenal dengan sebutan Omni Channel menjadi satu terobosan bisnis yang menarik.

 

Apa yang di utarakan oleh Budihardjo, Ketua Umum Himpunan Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) yang mengatakan bahwa pebisnis kedepan tidak bisa berdiam hanya dengan satu model pemasaran saja adalah tepat. Hal itu dapat di jelaskan dengan beberapa dasar yang juga menjadi dasar kenapa konsep omni channel akhirnya muncul sebagai sebuah alternatif terbaik.

Diantara  beberapa kondisi yang membuat konsep omni channel adalah solusi terbaik untuk pebisnis UMKM agar mereka bisa meningkatkan omzet penjualan adalah (1) Omni channel sebuah sistem yang menggabungkan model promosi online dan offline ( biasanya terdiri dari lokasi fisik di mana produk berada ( outlet ), laman web FAQ, media sosial, obrolan we langsung, aplikasi seluler dan komunikasi by telephone). (2) Omni channel akan bisa meminimize kan cost marketing dan promosi. Hal itu dikarenakan beberapa fungsi dari omni channel bisa menghapus jalur supply chain yang kurang penting bagi pebisnis UMKM. (3) Omni channel bisa memberikan pengalaman terbaik bagi customer. Sehingga dengan cara tersebut,customer akan bisa merasakan pengalaman berbelanja yang berbeda-beda.Itulah yang membuat customer akan kembali melakukan aktivitas berbelanja lebih dari satu kali.

Konsep pemanfaatan omni channel memang pada akhirnya menjadi salah satu solusi terbaik bagi pelaku bisnis UMKM di Indonesia. Terlebih saat ini dengan adanya kolaborasi pemerintah dan swasta makin menguatkan kondisi bahwa UMKM memang memiliki potensi yang luar biasa. Kondisi itulah  yang di lihat oleh PNM (  PT. Permodalan Nasional Madani ( persero)). Karena di tahun 2020 ini mereka merencanakan akan menyalurkan kredit sekitar Rp26 Triliun.

Besarnya kredit yang akan di salurkan itu memang bukan tanpa dasar. Karena di tahun 2019 saja seperti yang disampaikan oleh Arief Mulyadi, Direktur Utama PNM hingga akhir tahun 2019 telah mencapai Rp22,5 Triliun. Sehingga tidak berlebihan memang jika target penyaluran yang di rencanakan di tahun 2020 dinaikkan menjadi Rp26 Triliun sesuai dengan potensi  pebisnis UMKM yang ada di Indonesia. Hingga tahun 2019 saja jumlah pelaku bisnisnya sudah mencapai 29 juta pelaku bisnis UMKM.

BARANTUM OMNI CHANNEL, SAATNYA MEMBUAT PARA PEBISNIS UMKM NAIK  LEVEL

Dengan semua hal yang telah di jelaskan diatas itulah, yang pada akhirnya membuat Barantum yang sebelumnya hanya fokus pada CRM dan Call Center mencoba mengembangkan aplikasi Omni Channel.

Konsepnya yang lebih menyempurnakan sistem CRM ( www.barantum.com ) dan call center, memang menjadikan Barantum Omni Channel satu sistem yang saat ini begitu menarik bagi pelaku bisnis tidak terkecuali para pebisnis UMKM. Hingga Desember 2019, sudah ada sekitar 30-an jenis industri dan 2.000-an user aktif yang sudah menggunakan CRM + Call Center. Jumlah tersebut menunjukan bahwa saat ini pelaku bisnis merasa terbantu untuk meningkatkan omzet penjualan perusahaannya dengan aplikasi CRM + Call center.

Baca juga !  CUSTOMIZATION FEATURES IN CRM BARANTUM, SALES MAIN STRATEGY IN MAXIMIZING OMZET COMPANIES

Kini Barantum Omni channel menjadi alternatif solusi terbaik tidak saja bagi pebisnis tetapi juga bagi pebisnis UMKM  yang ingin naik level. Hal itu semakin jelas melihat beberapa  fungsi yang ada pada Barantum Omni channel memang menjadi alternatif solusi bagi pelaku bisnis UMKM.

Diantara beberapa masalah atau kendala yang  bisa di selesaikan dengan mengaplikasikan Barantum Omni Channel (1) Barantum Omni channel bisa mengurasi cost marketing dan promosi. Karena dengan 8 fitur yang ada dalam Barantum Omni channel seperti : Call center, Email inquiry, Telegram, Line, Facebook. Instagram, Whatsapp, Twitter. Maka promosi sudah lebih dari cukup guna mendekatkan produk yang bersangkutan kepada calon customer  (2) Barantum Omnichannel bisa meningkatkan kinerja penjualan sales dalam hal penjualan produk.  Karena dengan banyaknya  media sosial yang di integrasikan dalam Barantum Omni channel jelas membuat produk makin mudah di kenal oleh customer. (3) Barantum Omni channel bisa menghindarkan perusahaan mengalami kebangkrutan yang mungkin terjadi karena  kombinasi sistem promosi online dan offline tetap bisa di jalankan dengan baik.

Itulah  beberapa keuntungan dan keunggulan yang bisa di terima oleh pelaku bisnis UMKM terkait penggunaan BarantumOmni channel bagi bisnisnya. Lantas yang jadi pertanyaan adalah, apakah mungkin dengan mengaplikasikan sistem Barantum Omni channel perusahaan UMKM bisa baik level. Jawabannya adalah mungkin, karena dari kondisi yang saat ini terdapat di market bahwa pengguna internet dan smartphone meningkat secara signifikant. Itulah yang membuat saat ini kombinasi promosi yang menggabungkan online dan offline menjadi pilihan yang  tepat.

Dan Barantum  Omni channel dengan fokusnya untuk meningkatkan performa bisnis dari pelaku bisnis UMKM bisa tercapai. Karena saat ini dengan penggunaan Barantum Omnichannel kita tidak bisa membedakan apakah pelaku bisnis itu katagori UMKM ataupun tidak.  Karena model bisnis yang di terapkan dalam sistem Barantum Omni channel memang telah membuat sebuah perusahaan naik level sesuai dengan konsep bisnis yang saat ini sedang berkembang dalam Era Industri 4.0.

 

 

 

5/5 (1 Review)
Achmad S. F
the authorAchmad S. F

Tinggalkan Balasan