Menghitung Rencana Anggaran Biaya (Rab) Renovasi Rumah Minimalis

Menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) Renovasi Rumah Minimalis

Rencana Anggaran Biaya atau RAB ialah dokumen yang sangat penting dalam menciptakan atau merenovasi bangunan apapun.

Untuk rumah minimalis, RAB harus memuat peritungan berbasis sistem analisis harga satuan.

Adapun urutan yang benar dari RAB renovasi rumah minimalis ialah menciptakan desain, detail materi material, rencana pekerjaan, standar bangunan, serta rincian tanggung jawab setiap aspek.

Setelah itu, hitung pula volume pekerjaan, daftar honor dan upah tenaga profesional maupun pekerja lain, analisis item tanggung jawab, serta pengalian setiap item yang sama.

Jadi, karenanya sanggup dijadikan contoh jumlah keseluruhan harga serta biaya.

Jangan lupa tambahkan 10% PPn yang harus disematkan dan nilai laba kontraktor.

Menghitung RAB Renovasi Rumah Minimalis dengan Analisis Harga Satuan

Ada 3 jenis bangunan rumah minimalis yang RAB-nya sanggup disusun dengan analisis harga satuan.

Artinya, biaya berdiri atau renovasinya sanggup dibentuk menurut hitungan tiap meter persegi.

Yang pertama ialah bangunan rumah tinggal sederhana, yang kedua ialah bangunan rumah tinggal menengah, dan yang ketiga ialah bangunan rumah tinggal menengah yang mewah.

#1 Bangunan Rumah Tinggal Sederhana

Spesifikasi dari bangunan rumah tinggal sederhana terdiri dari 1 lantai, dinding dengan materi bata hebel, atap berbahan genteng metal, jenis kusen aluminium, lantai keramik standar, serta di dalam rumah ada 2 ruang kamar tidur dan 1 kamar mandi.

Adapun proporsi biayanya terdiri dari pondasi dengan persentase 15%, dinding sebesar 40%, dan lantai sebesar 5%.

Untuk atapnya, rumah tinggal sederhana mempunyai persentase pembuatan 15%, pintu dan jendela sebesar 15%, plafon sebesar 4%, serta instalasi atau lainnya sebesar 6% sehingga total pengerjaan yaitu 100%.

Dengan persentase tersebut maka biaya yang diharapkan tiap meter persegi ialah Rp2.750.000 sehingga untuk ukuran 36 dibutuhkan biaya Rp99.000.000.

Menghitung Rencana Anggaran Biaya (rab) Renovasi Rumah Minimalis

#2 Bangunan Rumah Tinggal Menengah

Pada umumnya, spesifikasi rumah minimalis menengah ialah terdiri dari 1 lantai dengan dinding berbahan bata hebel atau bata merah, kusen berbahan kayu meranti atau kamper, lantai berbahan keramik atau granitile, serta atap berbahan  genteng morando atau genteng beton.

Rumah minimalis menengah ini biasanya didesain dengan 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi.

Adapun persentase pembangunannya seakan-akan dengan rumah minimalis sederhana, tetapi ada sedikit perbedaan.

Misalnya pondasi sebesar 10%, struktur sebesar 20%, dinding sebesar 25%, lantai sebesar 10%, atap sebesar 10%, pintu dan jendela sebesar 15%, plafon sebesar 5%, serta instalasi atau keperluan lain sebesar 5% sehingga jumlahnya 100%. Untuk biaya per meter persegi kurang lebih Rp3.500.000.

#3 Bangunan Rumah Tinggal Menengah – Mewah

Bangunan yang ketiga ialah jenis rumah minimalis menengah – glamor dengan spesifikasi 2 lantai, materi dinding bata hebel atau bata merah, materi kusen dari kayu meranti atau kamper, struktur lantai beton, lantai berbahan keramik atau granitile, atap genteng morando atau genteng beton, serta jumlah ruangan 5 kamar tidur dan 3 kamar mandi.

Adapun proporsi atau persentase biayanya antara lain sama dengan kedua rumah sebelumnya. Hanya tergantung jikalau kontraktor atau pemilik rumah menginginkan spesifikasi sedikit berbeda.

Jadi, biaya per meter perseginya kurang lebih Rp3.500.000 sampai Rp 5.000.000. 

7 Cara Menghemat Biaya Renovasi Rumah Minimalis (Terlebih Jika Budget Kamu Ketat)

Jika memiliki budget yang terbatas atau ketat, berikut ialah 7 cara menghemat biaya renovasi rumah minimalis.

Selain gampang dilakukan, tidak membutuhkan banyak waktu untuk mengeksekusinya.

#1 Pekerjakan Orang yang Profesional Daripada Merugi

Daripada mempekerjakan beberapa orang yang kurang profesional, akan lebih baik jikalau mempekerjakan tenaga profesional yang siap bertanggung jawab terhadap segala detail proyek pembangunan.

#2 Sewa Tim yang Solid dan Terdiri dari Kumpulan Tenaga Ahli

Tim profesional yang dibutuhkan ialah tim pengecatan, pemagaran, lanskap, perakitan dapur, pekerjaan ubin, dan sebagainya.

#3 Renovasi Rumah dengan Sistem Jangka Panjang

Gunakan bahan-bahan berkualitas dan lakukan renovasi yang sifatnya jangka panjang.

Meskipun biayanya agak mahal tetapi ketahanan rumah akan lebih terjamin sampai 10 atau 20 tahun.

#4 Beli Barang yang Bisa Dinego Harganya

Saat ini perundingan pembelian barang sanggup dilakukan dengan mudah.

Belilah barang-barang yang harganya sanggup dinego. Jadi, beberapa anggaran sanggup ditekan.

#5 Lebih Baik Berkreasi dengan Furnitur DIY

Membuat sendiri furnitur do it yourself akan sangat menghemat pengeluaran.

Lihatlah video tutorial yang banyak di-upload di sosial media sehingga tidak akan menyulitkan Anda sebagai pemilik rumah dalam berinovasi.

#6 Pikirkan Ide Kreatif yang Hemat

Jangan terpaku pada hal-hal pakem yang kuno. Pikirkan bagaimana rumah minimalis sanggup semakin indah dan bagus meskipun memakai bahan-bahan hemat.

#7 Membuat Piramida Prioritas

Gunakan piramida prioritas untuk memastikan hal yang penting dulu dibeli.

Jika uangnya habis, maka barang yang tersier atau sekunder tidak perlu dibeli dulu.

Mempersiapkan Dana Rumah Setelah RAB Jelas

Jika RAB sudah jelas, maka lakukan persiapan dana rumah.

Sumber: finansialku.com

Leave a Comment